Sabtu, 07 Desember 2013

Pengguni Neraka

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
صِنْفانِ مِنْ أَهْلِ النّارِ لَمْ أَرَهُما بَعْدُ: قَوْمٌ مَعَهُمْ سِياطٌ كَأَذْنابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُوْنَ بِها النّاسَ، وَنِساءٌ كاسِياتٌ عارِياتٌ مُمِيْلاَتٌ مائِلاَتٌ رُؤُوْسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ. لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيْحَها
“Ada dua jenis penghuni neraka yang aku belum pernah melihat keduanya sebelumnya: Kaum yang mempunyai cambuk-cambuk seperti ekor-ekor sapi, yang dengannya mereka memukuli orang-orang. Serta wanita-wanita yang berpakaian sambil telanjang, yang condong dan berlenggak-lenggok ketika berjalan, kepala-kepala (baca: rambut-rambut) mereka bagaikan punuk-punuk onta. Para wanita ini tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium wanginya surga.” (HR. Muslim no. 2128)
Semoga kita tidak termasuk ciri-ciri dari penghuni neraka tersebut, dan selalu dijauhkan dari bisikan syaitan dengan menghiasi hati dengan berdzikir.
Ya Muqolibal Qulub, Tsabbit Qolbi ‘Alaa Diinik. Wahai dzat yang Maha membolak-balikkan hati, tetapkan aku pada agamamu.

PERANANAN FACEBOOK DALAM MEDIA DAKWAH

Seperti yang telah kita ketahui bahwa manusia tidak dapat lepas dari komunikasi, dimana dalam kegiatan tersebut manusia saling berkomunikasi antara satu sama lain dalam berbagai hal. Berkomunikasi secara etimologis terkandung makna bersama-sama. Adanya unsur bersama, saling memahami, timbal balik. Pemaham bersama itulah yang mendasari sikap dan tingkah komunikator. Setiap komunikasi harus memiliki syarat-syarat hakiki tertentu dan syarat-syarat itu termasuk kejujuran, keikhlasan, dan kebenaran.
Penggunaan teknologi komunikasi di dalam kehidupan pribadi dapat dengan mudah kita buktikan dengan semakin banyaknya digunakan personal computer (note book) dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat kita saksikan dari kalangan para pelajar, mahasiswa, pegawai buruh, bahkan petani laki-laki maupun perempuan tua ataupun muda lalu lalang dengan berkomunikasi menggunakan hand phone.
Perkembangan teknologi yang berlangsung cepat menawarkan produk-produk baru dengan kemampuan yang lebih tinggi. Contohnya seperti teknologi notebook. Dengan notebook, selain harganya lebih murah, teknologi ini memberikan fasilitas yang leluasa untuk menjalankan program office, berseluncur di dunia maya, dan membuka file multimedia (gambar, audio, video)
Salah satu teknologi komunikasi yang berkembang sangat cepat adalah media komunikasi internet. Dibandingkan  dengan media lain, internet benar-benar dapat memperoleh simpati masyarakat dunia secara cepat. Untuk menjangkau 60 juta orang pengguna, media radio membutuhkan waktu 30 tahun, televisi 15 tahun, sedangkan internet hanya memerlukan waktu tiga tahun. Hal ini membuktikan bahwa media komunikasi yang memiliki keunggulan, segera dapat diterima oleh khalayak dunia atau masyarakat.
Beberapa keunggulan media komunikasi internet adalah :
a. Mudah, cepat dan murah dengan jangkauan dunia maya.
b. Tidak ada birokrasi baik secara teknis maupun non teknis.
c. Tersebar di berbagai pelosok dunia.
Penggunaan teknologi komunikasi di masyarakat semakin dibutuhkan mengingat bahwa setiap masyarakat senantiasa ingin mencapai peningkatan kinerja dan produktifitas. Pekerjaan-pekerjaan yang semula dikerjakan secara manual oleh manusia, sebagian besar sudah digantikan dengan melibatkan teknologi berbasis komputer. Dimasa depan, ruang-ruang publik seperti jalan, stasiun, pasar, tempat wisata, akan dipenuhi dengan berbagai jenis perangkat pintar. Ada buku-buku elektronik (e-book) yang bisa dipilih dan diisi ulang, telepon untuk memadukan komputer dan video sekaligus, akses ke internet, dan segala urusan publik diprogram secara elektronis oleh komputer: e-mail, e-trade, e-shop, e-business, e-government, dan lainnya.
Sama halnya ketika berbicara tentang dakwah. Di zaman sekarang dakwah tidak cukup disampaikan dengan lisan belaka tanpa bantuan alat-alat modern yang sekarang ini terkenal dengan sebutan alat-alat komunikasi masa, yaitu pers (percetakan), radio, film, televise, dan internet. Kata-kata terucapkan dari manusia hanya dapat menjangkau jarak yang sangat terbatas, sedangkan dengan alat-alat komunikasi massa itu jangkauan dakwah tak lagi terbatas pada waktu dan ruang.
kali ini saya akan mengangkat pembahasan tentang media dakwah yang difasilitasi oleh media internet. Karena pada zaman sekarang hampir semua manusia tidak dapat lepas dari yang namanya internet, karena internet dapat memberikan informasi yang secara mudah untuk didapatkan. pada saat ini,  internet menyediakan berbagai fasilitas yang dapat diakses untuk melakukan komunikasi antar pribadi atau antar manusia, seperti situs-situs jejaring sosial, website-website pribadi atau dengan menggunakan web kamera yang tersedia. Jadi manusia dapat termudahkan untuk melakukan komunikasi dikarenakan intenet yang bersifat global.
Untuk lebih spesikasinya pembahasan saya kali ini adalah menyangkut situs jejaring sosial yang bernama facebook. Karena facebook merupakan situs jejaring sosial yang paling diminati oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan komunikasi dibandingkan dengan friendster, twitter, skype, pluk, dsb. Oleh karena itu saya mengambil topik mengenai facebook sebagai sarana media dakwah. Karena facebook mempunyai desain yang kaya fitur dan pendukung yang mudah digunakan pengguna facebook yang sangat banyak ini terutama mayoritas dari kalangan muda.sehingga, banyak dari aktivis dakwah memanfaatkan demam facebook sebagai sarana untuk berdakwah.
Dalam fitur icon facebook yang berupa Friend reques, notification, status, photo profile, messages, dsb merupakan fitur yang mempermudah dalam mengaplikasiakan dakwah. Sebagaimana status yang digunakan bisa diisi dengan kalimat-kalimat kebaikan untuk syiar Islam seperti Hikmah Sholat, Kisah para Rasul, dsb. Friend reques yang merupakan permintaan perteman. Sehingga semakin banyaknya pertemanan, semakin banyak pula sasaran dakwahnya.
Dalam facebook, dakwah dapat disampaikan dalam status, catatan, dan gambar. Kemudian men Tag tetan-teman yang dikehendaki, sehingga akan memancing mulculnya tanggapan dan komentar dari teman-teman facebook yang dapat dijadikan sebagai ajang diskusi islami.
Recomended pages yang bernada Islam seperti Al-Qur’anul Karim, mukjizat sholat dan Do’a, Kumpulan Do’a dsb merupakan rekomendasi halaman dari si pembuat sehingga dari situ dapat diketahui seberapa banyak pengguna facebook yang suka dan tanggap terhadap recommended page tersebut.
Facebook bisa membangun hubungan sillaturrahmi antar sesama umat, dari menemukan teman-teman lama dari SD, SMP, SMA, dst. Sampai bisa menyambung pertemanan dengan ulama terkenal seperti,  Ustad Yusuf Mansyur, Ustad Arifin Ilham, dsb. Sehingga saling menyapa satu sama lain, sehingga dapat menyambung kembali tali silaturrahmi yang sempat terputus.
Facebook memberikan fasilitas bagi penggunanya dalam membuat group masing-masing. Seperti group, Halaqoh Mimbar, Forum Diskusi Agama, IKPI, dsb yang dimana group tersebut digunakan sebagai sarana berdakwah. Dari  group tersebut, anggota dapat menuliskan kalimat-kalimat dakwah. Sehingga dari tulisan tersebut masing-masing anggota dapat mengetahui apa yang ditulis teman-terman yang dapat diketahui dari pemberitahuan. Semakin banyak anggota yang aktif dalam mengisi, semakin aktif juga kegiatan diskusi didalamnya.
Agenda kegiatan dalam facebook dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan undangan kegiatan dalam berdakwah. Seperti halnya diskusi, seminar, dan pelatihan lainnya. Sehingga terbentuknya ukhuwah yang semakin kukuh antar facebooker.
Akan tetapi berdakwah melalui facebok kurang begitu  efektif karena dakwah yang dilakukan melalui facebook mengurangi tatap muka antara da’i dan mad’u  dan kurang bisa diminati secara maksimal karena sifanya yang maya. Terbukti dari Pesan dakwah yang disampaikan melalaui fitur message baik perseorangan maupun dalam group, komentar yang rata-rata ditemui bersifat ucapan terima kasih dan pujian ataupun pernyataan like dalam tulisan tersebut. Hal itu mungkin dikarenakan terdapat kesan jenuh dari pembaca pesan dakwah terhadap tulisan yang panjang lebar tersebut. Hal ini terbalik dengan tulisan-tulisan yang  yang bersifat melankolis dan tidak bermutu, yang dimana banyak dikomentari oleh para pengguna facebook.
Disamping itu juga aktifitas pengguna facebook yang tidak setiap saat membuka akun faceboknya juga menjadikan dakwah melalui via facebook kurang efektif, Karena memungkinkan terjadinya keterlambatan pengguna facebook dalam penerimaan pesan dakwah.
Demikian pembahasan saya tentang media dakwah yang difasilitasi oleh internet. Dari adanya kelebihan dan kekurangan Facebook sebagai media dakwah, sehingga bisa memberikan pandangan kepada para da’i dan mad’u.yang dimana media dakwah merupakan sesuatu yang digunakan serta dimanfaatkan untuk mencapai tujuan dakwah yang diinginkan. Dalam proses berdakwah, pemilihan media sangat berperan penting. Karena semakin tepat media dakwah yang digunakan semakin cepat pula tujuan dakwah tercapai. Karena proses dakwah adalah suatu bentuk kerjasama antara unsur satu dengan unsur lainnya yang saling kait mengait, bantu membantu dalam mencapai tujuan dakwah agar proses dakwah tersebut berhasil, efektif dan efisien.

Pentingnya Pengawasan demi Kualitas Pemilu 2014

Sabtu, 07 Desember 2013 | 16:58 WIB

Metrotvnews.com, Denpasar: Pengamat politik dari Universitas Udayana (Unud) Denpasar Tedi Erviantono MSi mengingatkan pentingnya pengawasan yang lebih ketat untuk menjamin kualitas demokrasi pada Pemilu 2014.

"Panwaslu dan masyarakat harus melakukan pengawasan lebih ketat untuk menghindari terjadinya konflik," kata pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unud itu di Denpasar, Sabtu (7/12).

Ia memprediksi persaingan antarpartai politik peserta Pemilu 2014 akan lebih ketat. Perilaku politisi yang mengandalkan politik transaksional, lanjut dia, juga tidak akan berubah. "Persaingan antarcaleg akan lebih memanas dan tidak bisa dilepaskan dari praktik politik uang," ujar Tedi.

Meskipun parpol besar diperkirakan masih akan mendominasi perolehan suara pada Pemilu 2014, dia mengingatkan bahwa parpol kecil dan parpol baru tidak bisa dipandang sebelah mata.
    
"Parpol besar memang lebih mendominasi, namun parpol baru bisa menjadi kuda hitam," katanya. Tedi memperkirakan persaingan ketat akan terjadi pada Partai Golkar, PDIP, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Nasdem.(Antara)

Editor: Prita Daneswari

Pemasangan RFID di Gambir Nyaris Ricuh

Laporan Muhammad Rifky      Sabtu, 07 Desember 2013 | 16:00 WIB


Metrotvnews.com, Jakarta: Antrean pemasangan alat sistem pengendali BBM bersubsidi atau radio frequency identification (RFID) di SPBU Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12) siang nyaris berakhir ricuh.

Para pengguna kendaraan yang antre sejak pagi merasa kecewa lantaran hingga siang pos pemasangan RFID belum juga dibuka dengan alasan libur. Kekecewaan para pengguna kendaraan yang akan memasang RFID itu lalu diluapkan dengan menyerang pos pemasangan RFID tersebut. 

Mereka yang telah antre selama berjam-jam tidak dapat lagi dapat menahan emosi lantaran pos pemasangan RFID tidak juga dibuka hingga siang. Emosi para pengantre RFID pun mereda setelah polisi menghubungi pihak Pertamina untuk segera membuka pos pemasangan RFID. 

Namun, ketegangan kembali terjadi saat antrean panjang kendaraan yang menutupi jalan disamping SPDU diprotes warga sekitar. Polisi pun kembali turun tangan meredam emosi warga agar tidak bentrok dengan para pengantri RFID. 

Pemasangan alat sistem pengendali BBM atau RFID sebenarnya hanya dilakukan di SPBU yang telah ditunjuk Pertamina pada Senin hingga Jumat pukul 09.00-15.00 WIB. Kedatangan para pengguna kendaraan ini merupakan kesalahan pihak SPBU yang mencatat tanggal pemasangan melalui pendaftaran daring yang jatuh pada hari ini. Adapun pemasangan RFID untuk kendaraan roda empat dimaksudkan agar BBM bersubsidi jenis premium dan solar bisa dipantau. 










 




Perlu Strategi Publikasikan Jurnal Ilmiah

Posted: 07/12/2013 15:24

Citizen6, Semarang: Bagi para akademisi, baik itu pakar pendidikan, guru, dosen, maupun mahasiswa, publikasi jurnal dan karya tulis ilmiah mutlak diperlukan untuk mengakui tingkat intelektualitasnya dimata lembaga pendidikan. Namun tak jarang ditemukan banyak persoalan terkait sulitnya jurnal ilmiah terpublikasikan di lembaga yang sudah terakreditasi. Maka, perlu strategi khusus agar agara ada pengakuan akademis dari lembaga yang memiliki akreditasi, perlu ada kiat-kiat, dan strategi khusus agar jurnal ilmiah yang dibuat mampu dipublikasikan.
Hal tersebut disampaikan oleh akar pendidikan sekaligus Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Yusuf Sudo Hadi dihadapan ribuan peserta seminar nasional Publikasi Hasil Penelitian Tesis dan Disertasi pada Jurnal Ilmiah Terakreditasi di Poncowati Ballroom, Hotel Patra Jasa Semarang, Sabtu (7/12/2013).
Yusuf menyampaikan, setidaknya ada beberapa keuntungan jika kita mampu mempublikasikan hasil karya tulis ilmiah maupun jurnal kita secara intelektual.
"Di antaranya adalah dukungan penuh dari lembaga yang bersangkutan, suasana akademis yang meningkat dan lebih baik, serta tentunya insentif dari berbagai sumber," kata Dosen Mata Kuliah Teknologi Papan Partikel dan Serat IPB ini.
Namun demikian, imbuh pria yang juga merupakan alumnus Nagoya University ini, berbagai kendala dalam publikasi jurnal tetap muncul, dan bisa jadi hal tersebut menghalangi seorang peneliti untuk mempublikasikan jurnal ilmiahnya.
"Kendalanya adalah bahwa fakta rata–rata akademisi ini masih tidak akrab dengan bahasa Inggris. Hal lain yang menghalangi adalah fakta bahwa kebiasaan menulis di Indonesia ini belum menjadi budaya," paparnya.
Untuk itu, Yusuf memaparkan perlu adaya terobosan baru untuk membiasakan bahwa publikasi jurnal ilmiah ini dimulai dari kegemaran menulis para akademisi ini. Yusuf juga menyampaikan ada berbagai hal yang bersifat strategis yang bisa dilakukan para peniliti agar karya ilmiahnya bisa dipublikasikan di lembaga terakreditasi.
"Tujuan utama menerbitkan jurnal adalah merekam perkembangan ilmu, sertifikasi/registrasi temuan, menyebar luaskan temuan keilmuan, serta mengarsipkan semua produk kecendekiaan. Lalu bagaimana kita akan mencapai tujuan jikalau menulis saja belum menjadi budaya," jelas Yusuf.
Dalam seminar yang diikuti oleh 1078 peserta ini, 58 pemakalah dari berbagai tersebut juga dibahas terkait strategi kunci agar karya tulis ilmiah maupun jurnal bisa terpublikasikan di lembaga akreditasi. Strategi tersebut, menurut Sutikno, Dosen Jurusan Fisika, FMIPA Unnes adalah dengan memperhatikan kualitas dari karya tulis ilmiah atau jurnal tersebut.
"Salah satu hal teknis adalah mengenali jurnal – jurnal dengan impact factor yang tinggi, yakni dengan melakukan survey mengenai jenis artikel dan kondisi pengiriman artikel, memeriksa directories di Universitas, menanyakan kepada rekan yang ahli, dan melakukan pencarian kutipan dimana penulis terkenal mempublikasikannya," paparnya.
Seperti diketahui, sebagai bentuk komitmen akademik, program pascasarjana Unnes menggelar agenda seminar ini, tentunya dengan tujuan agar para akademisi terdorong melakukan publikasi sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.
"Tujuan seminar ini adalah agar peserta memperoleh informasi agar penelitian dipublikasikan ke lembaga penelitian terakreditasi, serta bermanfaat untuk mempercepat peserta mempublikasi hasil ilmiah terakreditasi," ungkap Wardono, Ketua Panitia Seminar Nasional ini. (Dwi Purnawan/mar)
Dwi Purnawan adalah pewarta warga yang bisa dihubungi lewat Twitter: @dwi_itudua dan Facebook: : Dwi Purnawan Al-Munir
Disclaimer
Citizen6 adalah media publik untuk warga. Artikel di Citizen6 merupakan opini pribadi dan tidak boleh menyinggung SARA. Isi artikel menjadi tanggung jawab si penulisnya.
Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini Anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com.
Mulai 3 Desember sampai 13 desember 2013 Citizen6 mengadakan program menulis bertopik dengan "Terima Kasihku untuk 2013". Ada kado akhir tahun dari Liputan6.com dan Dyslexis Clothbagi 6 artikel terpilih. Syarat dan ketentuan bisa disimak di sini.

PU: Tangkal Macet, Harus Ada 5 Gerbang Masuk Tol Semanggi II

Posted: 07/12/2013 16:05

Liputan6.com, Jakarta : Penambahan gerbang pada pintu tol Semanggi II dinilai cukup ampuh menangkal kemacetan. Saat ini hanya ada 2 gerbang tol yang melayani kendaraan yang hendak masuk tol tersebut. Seharusnya ada 5.
"Kami memerlukan tambahan gardu. Yang ada sekarang ada 2. Ini dilakukan supaya bisa menampung kendaraan, harus menjadi 5," kata Kepala Bidang Pengawasan dan Pemantauan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum Abraham E Barus melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu (7/12/2013).
Hal itu terkait usulan penutupan pintu tol Semanggi I oleh Pemprov DKI karena dinilai sebagai biang kemacetan di kawasan Semanggi dan sekitarnya.
Jika penutupan pintu tol Semanggi I terealisasi, maka para pengendara yang melintas dari arah Semanggi menuju Cawang semuanya masuk melalui pintu Tol Semanggi II. Namun pintu tol Semanggi II perlu disiapkan agar dapat menampung kendaraan, sehingga tidak kembali terjadi kemacetan. Salah satunya dengan menambah jumlah gardunya.
"Kalau tidak tertampung di Semanggi II, ini tentu menyebabkan kemacetan lagi. Kita hanya memindahkan masalah, justru tidak menyelesaikan masalah," sebut Abraham.
Menurut dia, telah dilakukan koordinasi dengan Pemprov DKI terkait pembebasan lahan di sekitar lokasi untuk membangun 5 gerbang tol. Hanya, pembuatan 5 gerbang di pintu tol Semanggi II tidaklah mudah karena diperlukan lahan yang cukup besar untuk mewujudkan rencana itu.
"Sebenarnya sudah ada prototipe modifikasi untuk gerbang tol tersebut, tetapi dikhawatirkan dapat menimbulkan kemacetan yang lebih besar karena dinilai kurang efektif," tutup Abraham. (Sss)

RA Siksa dan Ancam Bocah Sebelum Mencoba Mencabuli

Posted: 07/12/2013 16:40

Liputan6.com, Jakarta : Sebelum melakukan percobaan pencabulan, RA (16) sempat menganiaya APP (11). Tak hanya itu, RA yang memaksa APP yang masih kelas 6 SD itu agar ikut ke kebun mengancam dengan menggunakan pisau.
"Tersangka kesal langsung menampar, nendang sampai menginjak korban. Tersangka mengambil pisau dan mengancam korban dan dibawa ke kebun belakang rumah," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestro Jakarta Timur AKP Endang Sri Lestari saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (7/12/2013).
Karena diancam, kata Endang, APP yang semula menolak dibawa ke kebun terpaksa mengikuti kemauan RA. Keduanya lalu menuju kebon kosong tak jauh dari rumah APP. "Di sana, tersangka melakukan percobaan pemerkosaan. Tapi gagal," ujar dia.
APP berteriak dan kabur. Beruntung, teriakan APP itu didengar warga dan kemudian menolongnya. Warga kemudian menangkap RA dan membawanya ke Mapolres Metro Jakarta Timur. "Tersangka dijerat Pasal 82 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," terang Endang.
Percobaan pemerkosaan ini terjadi saat RA menumpang di rumah A di kawasan Kramat Jati. A menolong RA yang belum punya tempat tinggal. Namun bukannya berterima kasih, RA malah mencoba mencabuli APP yang merupakan anak A. (Eks/Sss)

[VIDEO] Semarak Kota Semarang Jelang Malam Anugerah Piala Citra

Posted: 07/12/2013 16:54

Liputan6.com, Semarang : Jelang malam Anugerah Piala Citra sebagai acara puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2013, ratusan insan perfilman sudah berdatangan ke Semarang, Jawa Tengah. Pawai artis dan mobil hias pun turut meramaikan ajang penghargaan bergengsi ini.
Dalam tayangan Liputan 6 Petang SCTV, Sabtu (7/12/2013), sejumlah penyanyi dan artis pendukung melakukan gladi bersih dalam acara malam anugerah Piala Citra FFI 2013 yang digelar di Marina Convention Center, Semarang, Jawa Tengah. Sejumlah layar LED juga sudah dipersiapkan untuk menayangkan film-film yang menjadi nominasi dalam ajang penghargaan tertinggi perfilman Indonesia.
Selain pemberian penghargaan, malam anugerah Piala Citra juga disemarakkan dengan berbagai acara yang melibatkan artis dan masyarakat. Seperti, senam, pawai artis di atas mobil hias hingga atraksi marching band dari Akademi Kepolisian (Akpol).
Sekitar pukul 06.00 WIB, ratusan masyarakat Semarang tumpah ruah di depan kantor Walikota Semarang di Jalan Pemuda untuk senam pagi bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu. Acara juga dimeriahkan dengan kehadiran para artis seperti Roy Marten, Ozy Saputra, Pangky Suwito, dan Vicky Burki, Julia Perez, Dimas Seto, dan Dhini Aminarti.
Rencananya malam anugerah Piala Citra ini akan dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. Film "Belenggu" karya sutradara Upi berhasil meraih 13 nominasi di ajang festival film tertua dan paling bergengsi di Indonesia itu. Sementara film "Habibie & Ainun" meraih 8 nominasi. (Adi/Sss)