Oleh Andi Muttya Keteng
Posted: 07/12/2013 16:05
Liputan6.com, Jakarta : Penambahan gerbang pada pintu tol Semanggi II dinilai cukup ampuh menangkal kemacetan. Saat ini hanya ada 2 gerbang tol yang melayani kendaraan yang hendak masuk tol tersebut. Seharusnya ada 5.
"Kami memerlukan tambahan gardu. Yang ada sekarang ada 2. Ini dilakukan supaya bisa menampung kendaraan, harus menjadi 5," kata Kepala Bidang Pengawasan dan Pemantauan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum Abraham E Barus melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu (7/12/2013).
Hal itu terkait usulan penutupan pintu tol Semanggi I oleh Pemprov DKI karena dinilai sebagai biang kemacetan di kawasan Semanggi dan sekitarnya.
Jika penutupan pintu tol Semanggi I terealisasi, maka para pengendara yang melintas dari arah Semanggi menuju Cawang semuanya masuk melalui pintu Tol Semanggi II. Namun pintu tol Semanggi II perlu disiapkan agar dapat menampung kendaraan, sehingga tidak kembali terjadi kemacetan. Salah satunya dengan menambah jumlah gardunya.
"Kalau tidak tertampung di Semanggi II, ini tentu menyebabkan kemacetan lagi. Kita hanya memindahkan masalah, justru tidak menyelesaikan masalah," sebut Abraham.
Menurut dia, telah dilakukan koordinasi dengan Pemprov DKI terkait pembebasan lahan di sekitar lokasi untuk membangun 5 gerbang tol. Hanya, pembuatan 5 gerbang di pintu tol Semanggi II tidaklah mudah karena diperlukan lahan yang cukup besar untuk mewujudkan rencana itu.
"Sebenarnya sudah ada prototipe modifikasi untuk gerbang tol tersebut, tetapi dikhawatirkan dapat menimbulkan kemacetan yang lebih besar karena dinilai kurang efektif," tutup Abraham. (Sss)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar